16 Apr 2010

Bisnis Online prospek yang menjanjikan dimasa depan

Anda suka menjelajahi dunia maya, facebookan atau yang lainnya, sebenarnya sudah mempunyai modal besar untuk melangkah lebih maju. Selama ini apa yang didapat, paling kepuasan batin. Dan perlu diingat untuk koneksi internet anda juga butuh uang. Jangan Cuma dihitung harian atau satu bulan, memang murah. Coba kalkulasi berapa uang untuk koneksi internet bila dalam setahun, tiga tahun bahkan sepuluh tahun. Cukup besar, hanya untuk kesenangan. Kenapa anda tidak berpikir lebih maju. Dengan berinvestasi di internet, untuk mendapatkan uang dari Internet. Hitung-hitung untuk mengembalikan biaya koneksi. Bahkan bila ditekuni lebih dari sekedar biaya koneksi internet. Tidak ada salahnya jika anda mencoba bisnis online. Murah, mudah dan cepat, itulah kelebihan dalam bisnis online.

Bisnis di internet atau sering disebut bisnis online berkembang pesat. Seiring dengan terus meningkatnya jumlah pengguna internet. Anda tidak dituntut ahli dalam bidang ini. Yang penting anda fokus dan konsisten. Sistem bisa dipelajari sambil jalan. Media pembelajaran online marketing semakin mudah didapat. Dalam bentuk e-book, seperti dari formula bisnis, banyak dipakai para pebisnis online pemula. Disamping juga mudah dipelajari, dipahami dan dipraktekan. Saat ini telah berkembang kursus marketing online. Sistemnya adalah dengan beberapa paket modul dan langsung dipraktekan. Yang lagi heboh saat ini Mr. Action Club, bisa anda coba.

Namun demikian untuk bisnis online ini ada beberapa hal yang mesti diperhatikan :

1. Pemilihan jenis usaha.

Usaha yang akan ditekuni usaha sendiri atau reseller (menjual kembali). Bidang usahanya bisa penjualan produk informasi, shofwere, pernak-pernik, pakaian, buku, tanaman, binatang, bahkan makanan. Dan yang terpenting produk laris terjual dan berikan garansi terhadap produk yang dijualnya. Hal ini untuk meraih kepercayaan konsumen. Kepercayaan pelanggan adalah kunci utama pada bisnis ini.

2. Waktu kerja.

Bagi anda yang tidak mempunyai pekerjaan lain, atau bukan pekerja kantoran, waktu tidak ada masalah. Kapan saja bisa dikerjakan. Namun bagi yang bekerja kantoran, bisnis ini bisa dikerjakan malam hari, agar tidak mengganggu.

3. Perencanaan.

Perlunya direncanakan dengan matang tentang ruang kerja, keuangan (modal), bahan baku, tenaga kerja, produksi dan pemasaran termasuk promosi.

4. Pencitraan Profesional.

Dalam membuat website yang profesional. Buatlah tampilan yang menarik. Tampilkan alamat yang jelas, nomor kontak, Foto-foto produk yang ditawarkan, dan perlu juga ditampilkan foto diri. Buat rekening bank tersendiri dan nomor telepon khusus untuk bisnis online.

5. Bergabung dengan jejaring sosial.

Jejaring sosial adalah situs paling banyak dikunjungi. Tidak ada salahnya ikut bergabung dalam upaya promosi dan pemasaran.

6. Dukungan keluarga.

Dukungan orang terdekat, suami, atau istri anak-anak dan keluarga lainnya adalah diperlukan. Untuk menambah energi dan kekuatan. Dan secara tidak langsung juga akan membantu untuk promosi.

7. Terindeks di search angine.

Dengan terindeks di search engine (google, yahoo, bing dan lainnya), maka website sebagai toko online tersebut akan dengan mudah ditemukan. Dan diupayakan masuk indeks halaman pertama.

8. Bermitra dengan jasa pengiriman.

Untuk bisnis online yang menjual barang ofline, artinya barang harus diantar ketempat pembeli, seperti buku, tanaman, pakaian dan lainnya, maka harus mempunyai mitra jasa pengiriman yang terpercaya. Sehingga tidak diragukan, barang akan sampai sesuai jadwal yang ditetapkan.

Agar bisnis online anda tetap lancar, sebaiknya melakukan komunikasi berkesinambungan dengan pelanggan. Hal ini penting sebagai wujut kepedulian kepada pelanggan dan tidak semata-mata hanya menjual barang saja. After sales service kepada pelanggan sangat dinantikan dan menambah kepercayaan. Perlu diingat bisnis online adalah bisnis saling percaya. Dimana rasa kepercayaan pelanggan hilang hancurlah bisnis online yang sudah dibangun.

14 Apr 2010

Pergeseran sistem penjualan produk informasi

Kata pergeseran disini jangan diartikan bahwa sistem lama hilang sama sekali. Bukan seperti itu. Namun suatu peralihan sistem yang mana lebih untuk mempererat ikatan antara member dengan pengelola.

Sistem penjualan ebook produk informasi, sepertinya sudah sampai titik kejenuhan. Banyak sekali produk-produk informasi dalam bentuk ebook dipasarkan di internet. Dengan nama berbeda beda. Sebenarnya isinya hampir-hampir mirip. Semuanya mengklaim telah suskses dan dari pengalaman pribadi. Bisa semuanya benar atau semuanya salah. Semuanya menunjukkan keberhasilannya masing-masing. Realitasnya tanda tanya..... Namun disini tidak mempermasalahkan itu. Hal itu tergantung bagaimana anda menyikapinya. Anda mau beli apa tidak. Hak anda sepenuhnya. Anda tertarik, dan cocok silahkan beli. Tidak ada paksaan. Yang ada cuma strategi pemasaran dengan sedikit rayuan.

Memang jualan ebook adalah jualan poduk informasi yang paling simpel. Pengalaman sekali, sudah bisa ditulis dan dijual dalam bentuk ebook. Itulah internet, orang tidak tahu itu. Entah pengalaman itu sudah teruji atau belum yang penting bagaimana bisa laku.

Sistem penjualan ebook tidak bisa memberikan keterikatan yang kuat antara penjual dengan pembeli ebook. Sekali membeli, sampai disitu sudah transaksinya. Pembeli tersebut tidak akan terikat dan tergantung. Semua materi sudah ditulis lengkap dalam ebook tersebut. Artinya pembeli tersebut tidak akan memberikan pemasukan uang lagi. Kecuali ada produk ebook baru.

Titik kejenuhan penjualan ebook ini, sudah diantipasi oleh para pengelola. Mereka mengamati terus dari waktu-kewaktu bagaimana hasil penjualan ebook tersebut. Saat ini sudah hampir semuanya penjualan produk ebook informasi bergeser ke sistem penjualan lainnya. Diluar negeripun demikian. Apakah di Indonesia mengikuti?. Kalaupun demikian tidak masalah. Sah-sah saja...yang penting tidak menjiplak produknya. Di Indonesia seperti Willy dengan List building dan produk lainnya, Joko Susilo dengan Mr Action Club.

Pergeseran tersebut menjadi sistem tutorial. Semacam kursus. Lebih tepatnya kursus online. Dengan sistem kursus ini materi diberikan bertahap dengan jangka waktu tertentu. Bisa tiga bulan, enam bulan atau setahun. Seperti sekolah, mempunyai kurikulum. Disini banyak disebut paket modul. Para peminat, untuk menjadi member akan terikat erat. Karena tidak mungkin member akan meninggalkan sebelum paket modul yang diberikan habis. Sementara modulnya diberikan bertahap. Ketergantungan menunggu paket berikutnya sebagai pengikatnya. Harga menjadi memberpun bisa dibayar sebulan, tiga bulan, enam bulan, atau paket yang menggiurkan dengan potongan harga bila dibayar setahun.

Penulis rasa sistem inilah yang akan mendatangkan pundi-pundi pengelola lebih besar dibanding penjualan ebook. Coba kita analisa bersama. Dengan topik yang sama Cara Bisnis di Internet, namun dengan sistem yang berbeda. Harga penjualan ebook satu member paling antara 200.000 ~ 300.000 rupiah. Dengan sistem kursus, satu member untuk menjadi member setahun harus membayar diatas satu juta rupiah. Untuk topik tersebut bisakah selesai dalam setahun atau bahkan lebih? Kalaupun hanya enam bulan sudah jauh lebih untung dari penjualan ebook.

Namun calon memberlah yang mempunyai hak untuk memutuskan. Sekali lagi penulis sampaikan bahwa di internet tidak ada paksaan. Anda suka ebook, dengan membeli ebook sudah gamblang dan bisa menyerap semua ilmu yang ditulis. Ataukah kepingin lebih sejelas-jelasnya dengan kursus online. Yang penting dan harus digaris bawahi adalah tujuan Anda investasi tersebut untuk apa. Itu yang harus Anda kejar. Bila dengan cara sederhana tujuan Anda sudah bisa tercapai, untuk apa cari cara yang lebih rumit.

Perlu diingat bahwa semua sistem, baik ebook mapun kursus tersebut adalah bisnis. Bisnis adalah mencari untung. Dan bukan mencari buntung. Sistem (produk) akan berkembang terus bila yang lama dirasa sudah tidak sesuai harapan. Dan itu wajar dalam dunia bisnis.

6 Apr 2010

Tips Mimilih KPR Yang Tepat Untuk Rumah Idaman



Setiap orang dalam perjalanan hidupnya pasti mempunyai harapan untuk memiliki rumah idaman. Karena rumah sebagai tempat tinggal keluarga. Tempat perlindungan keluarga. Tentunya menjadi prioritas utama, dibanding kebutuhan lainnya. Mewujudkan impian tersebut dapat dengan membeli rumah baru atau rumah second.


Jika memang mau membeli rumah, hal yang perlu dilakukan adalah mencari informasi sebanyak-banyaknya. Informasi tentang lokasi, pengembang, status hukum lokasi. Akan lebih baik jika survey langsung ke lokasi. Untuk melihat langsung dan mencari tahu fasilitas umum yang disediakan oleh pengembang atau yang sudah ada di sekitar lokasi. Seperti sekolah, rumah sakit, tempat ibadah, perbankan dan lainnya.


Harga juga harus menjadi perhatian. Apakah yang ditawarkan sebanding dengan fasilitas yang ada. Tentunya harus disesuaikan dengan anggaran. Bagi yang sudah cukup tabungan bisa langsung beli cash. Namun bagi yang belum cukup, bisa memanfaatkan fasilitas pembiayaan/KPR. Tentunya harus jeli juga dalam memilih KPR. Jangan asal pilih yang pada akhirnya akan mengecewakan. Pilih KPR dari bank yang menawarkan keunggulan-keunggulan dengan memiliki beberapa alternatif produk.


Tips berikut dapat membantu Anda dalam menentukan pilihan KPR yang tepat.


1. Ketahui reputasi dan kredibilitas Bank


Pilih bank yang memiliki reputasi dan kepercayaan publik yang baik. Sehingga dapat memberikan jaminan keamanan terhadap sertifikat rumah.


2. Pertimbangkan suku bunga yang ditawarkan


Jangan tergiur dengan penawaran suku bunga yang rendah. Namun hanya ditahun pertama saja. Akan lebih bijak memilih bank yang dapat memberikan suku bunga yang stabil dan rendah selama masa pinjaman. Karena akan mempengaruhi besar kecilnya pembayaran angsuran bulanan.


3. Mempunyai cara pembayaran yang fleksibel


Secara umum pembayaran angsuran KPR adalah angsuran pokok dan bunga. Terkadang hal ini mengganggu cash flow. Oleh karena itu sebaiknya memilih KPR yang dapat memberikan alternatif cara pembayaran, sehingga tidak mengganggu cash flow rumah tangga.


4. Ketepatan waktu pemrosesan kredit


Anda dapat memilih bank yang dapat memberikan kepastian batas waktu pemrosesan kredit. Sehingga Anda mempunyai kepastian keputusan kredit yang jelas.


5. Feature (produk) KPR


Sesuaikan kebutuhan Anda dengan feature KPR yang tersedia. Misal membeli rumah baru, berapa angsuran dan bagaimana alternatif cara pembayarannya. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda.


6. Jaringan bank dan sistem pembayaran


Carilah bank yang mempunyai jaringan yang luas. Sehingga dapat memberikan kemudahan dalam mengajukan permohonan KPR di cabang mana saja. Mempunyai sistem pembayaran autodebet untuk menghindari biaya denda keterlambatan dalam pembayaran angsuran.


Mudah-mudahan tips diatas dapat membantu Anda, yang saat ini sedang mewujudkan rumah idaman.

 

Blog Stats


free counter

Edy Suryanto .Com Copyright © 2009 Community is Designed by Bie